blogger

maybe if you can’t find me in TUMBLR, I am there

what doesn’t kill you makes you stronger, stand a little taller :)

I love the LINE ! go blue and red

let me alone

Sebenarnya ingin aku menuliskan semuanya, jika bisa menyebut namanya, menceritakan pada dunia.

tapi aku takut, menyebutkan ciri2nya saja sangat takut… takut dunia merubah keadaan ini, menjadi sangat ganjil dan jahat di mataku. perkataan mereka benar, aku selalu menyia-nyiakan waktu hanya untuk selalu terdiam dan tak melukiskan apapun yg dapat dipamerkan. setelah menyadari banyak hal-hal yang tidak bisa berjalan baik karena ulahku, kadang aku juga bersyukur. karena hal-hal itu tak pernah terjadi. tetapi banyak pula hal-hal yang seharusnya dahulu aku bukakan pintu, agar masuk dan mewarnai hidupku. sekarang hanya bisa menyesal. mungkin karna hal-hal itu pula aku disini, hanya bisa menuliskan apa yang kurasa, sebagian kecil karena aku egois, introvert bahkan hanya ingin memiliki perasaan ini sendiri. tak pernah bercerita banyak pada yang lain

tentang dia, mereka, kamu biarkan hanya aku yang tahu, karna tak ingin dunia menyadari dan mendorongku lagi ke daerah yang memaksaku selalu terjaga di setiap malam. biarkan aku sendiri, melihatmu dari jauh atau dekat, menerima itu sakit atau bahagia. ya, hanya itu…

You’ll never know that you are SPECIAL in someone’s eyes
masih terbayang,
banyak sekali yang pernah terjadi,
hari ini pun demikian……….
pagi selalu diawali sinaran mentari
memaksa semua mata terbuka
bagi sebagian besar orang
senyum sapaan di setiap sudut dunia
atau kemarahan karena pagi ini menjengkelkan
semua cerita sudah terukir,
hanya pindah ke halaman baru, pagi ini
kebetulan aku memang biasa saja
selalu memulai hari dengan hampir terlambat tiba ke sekolah
ya, tidak ada yang spesial
seperti biasa pula hari ini berjalan seperti Jumat-Jumat sebelumnya
air hujan yg terus menerus jatuh,
membuatku iri saja
”andaikan aku bisa menangis”
karna mungkin sudah terlalu muak
dengan semua kepalsuan dunia
terjebak di sekolahan sebelum misa Jumat pertama,
bersama teman,
seperti yang biasa kami lakukan,
berdiskusi tentang hidup ini,
ya, memang dia sangat menginspirasiku banyak hal
cara fikir yang tidak biasa dan menantang dunia
terserah orang mau berkata apa
tapi itu belum cukup meredakan hujan,
ia malah kokoh dan semakin deras saja
berbanding lurus dengan suasana hati ini
setelah pulang Misa,
hujan dengan senang menarikku
meresap ke setiap pori-pori mantel biru gelap ini.
lalu, aku menonton sebuah film
dan dengan sukses membuat menangis satu jam tanpa henti,
menyadarkanku banyak hal,
hari ini adalah keajaiban,
semua yang aku miliki sudah sangat lebih dari cukup.
Terimakasih Tuhan

masih terbayang,

banyak sekali yang pernah terjadi,

hari ini pun demikian……….

pagi selalu diawali sinaran mentari

memaksa semua mata terbuka

bagi sebagian besar orang

senyum sapaan di setiap sudut dunia

atau kemarahan karena pagi ini menjengkelkan

semua cerita sudah terukir,

hanya pindah ke halaman baru, pagi ini

kebetulan aku memang biasa saja

selalu memulai hari dengan hampir terlambat tiba ke sekolah

ya, tidak ada yang spesial

seperti biasa pula hari ini berjalan seperti Jumat-Jumat sebelumnya

air hujan yg terus menerus jatuh,

membuatku iri saja

”andaikan aku bisa menangis”

karna mungkin sudah terlalu muak

dengan semua kepalsuan dunia

terjebak di sekolahan sebelum misa Jumat pertama,

bersama teman,

seperti yang biasa kami lakukan,

berdiskusi tentang hidup ini,

ya, memang dia sangat menginspirasiku banyak hal

cara fikir yang tidak biasa dan menantang dunia

terserah orang mau berkata apa

tapi itu belum cukup meredakan hujan,

ia malah kokoh dan semakin deras saja

berbanding lurus dengan suasana hati ini

setelah pulang Misa,

hujan dengan senang menarikku

meresap ke setiap pori-pori mantel biru gelap ini.

lalu, aku menonton sebuah film

dan dengan sukses membuat menangis satu jam tanpa henti,

menyadarkanku banyak hal,

hari ini adalah keajaiban,

semua yang aku miliki sudah sangat lebih dari cukup.

Terimakasih Tuhan